Lompat ke konten utama

POLITEKNIK EL BAJO COMMODUS

Upacara Peletakan Batu Pertama Kampus Politeknik eLBajo Commodus

Pada pertengahan tahun 2018, kampus pertama di Kabupaten Manggarai Barat akan segera hadir di tengah-tengah masyarakat Labuan Bajo.

Untuk itu, acara peletakan batu pertama yang menandai dimulainya pembangunan kampus Politeknik eLBajo Commodus telah diselenggarakan di lokasi kampus, tepatnya di Kampung Lancang, Desa Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada hari Sabtu, 10 Februari 2018.

Selain pengurus Yayasan Bangkit Anak Negeriku (YBANK) sebagai penyelenggara dan beberapa perwakilan dosen, acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah XIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, serta Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, yang didampingi oleh Asisten I, Drs. Benedict Banu. Kepala Kepolisian Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumo W, perwakilan SKPD Manggarai Barat, Komandan Koramil Komodo, Komandan Pos Angkatan Laut Komodo, perwakilan SMA/SMK di Labuan Bajo, Ketua PKK TP, Maria AM Daduk Dula, Kepala Kecamatan Komodo, Kepala Kelurahan Wae Kelambu, serta sejumlah anggota Pos Angkatan Laut Komodo, perwakilan SMA/SMK di Labuan Bajo, Ketua PKK TP, Maria AM Daduk Dula, Kepala Kecamatan Komodo, para tokoh agama Kelurahan Wae Kelambu, serta berbagai elemen masyarakat Labuan Bajo.

Upacara peletakan batu pertama dimulai dengan upacara adat Manggarai yang dipimpin oleh Theodorus Urus, seorang tetua adat dari Desa Lancang, bersama para tokoh masyarakat Lancang lainnya. Setelah upacara adat selesai, acara dilanjutkan dengan doa-doa dari para pemimpin agama, yaitu Pastor Richardus Manggu (Katolik), Ps. Rudi Siswanto (Protestan), dan Ust. Mukhtar Hadiyono (Islam). Dengan adanya rangkaian acara adat dan pembacaan doa tersebut, diharapkan pembangunan kampus Politeknik eLBajo Commodus dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Setelah doa, prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara bergantian, antara lain oleh Bupati Manggarai Barat, Ketua Yayasan BANK, Koordinator Kopertis Wilayah XIII, para pemimpin agama, serta beberapa perwakilan instansi lainnya. Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat menyampaikan apresiasinya atas rencana pendirian kampus ini, karena keinginan akan kehadiran Pendidikan Tinggi di wilayah Manggarai Barat akan segera terwujud, terutama dengan pesatnya pertumbuhan pariwisata di kota-kota yang populer berkat ikon Komodo.

“Awalnya memang ada kekecewaan, karena komunikasi dengan yayasan tersebut terhenti. Namun ternyata hari ini, kita sama-sama menyaksikan sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan kampus eLBajo, dan perkembangan ini jelas merupakan sebuah keberhasilan,” ujarnya. Bupati juga menegaskan bahwa anak-anak Manggarai Barat tidak perlu lagi meninggalkan daerah ini untuk melanjutkan pendidikan karena kini sudah ada kampus di sini.

Kategori Serupa

Berita Terkait